Jumat, 06 November 2009

Sebuah renungan kecil …

     Di hutan dekat sebuah desa kecil, hidup sekelompok anjing hutan yang kelaparan. Hampir setiap malam, kelompok ini pergi ke desa untuk mencari makan. Dan ada saja, ternak atau tanaman penduduk yang mati atau rusak oleh mereka.
     Melihat hal ini, penduduk desa merasa geram dan berusaha menangkap-nya. Tapi kelompok ini sangat kompak dan cerdik, sehingga penduduk desa kesulitan untuk menangkap-nya. Semua perangkap dan siasat telah dicoba namun hasil tidak memuaskan.
     Dan tibalah saatnya, seorang sesepuh desa memberi usul. Untuk meletakan makanan kesukaan kelompok ini, pada area terbuka di tengah desa dan membiarkan kelompok ini memakan-nya dengan mudah.
     Demikian adanya, hari demi hari berjalan dan makanan dengan mudahnya didapatkan oleh kelompok ini.
     Dan saatnya, sesepuh desa memerintahkan warga untuk membuat pagar kuat disekitarnya. Dari satu sisi pada saat itu dan beberapa hari kemudian untuk sisi yang lainnya.
     Karena kemudahan yang diperoleh pada kelompok ini, mereka jadi lengah dan terbiasa dengan keadaan itu, sehingga melupakan bahaya yang akan datang.
     Dan akhirnya, sesepuh desa memerintahkan untuk membuat pintu perangkap terakhir. Dan saat malam, kelompok ini memakan makanan yang disediakan dan mereka benar-benar lengah. Maka dengan mudahnya pintu terakhir ditutup dan kelompok ini seluruhnya tertangkap.
Hikmah Terpenting :
Karena kemudahan yang kita peroleh, sering kali lupa dan lengah akan bahaya besar yang akan mengancam kita.
Demikian halnya dalam proses belajar, bila kita memperoleh kemudahan untuk IKAN  tentunya semakin lama kita akan lupa KAIL-nya.
Saat IKAN itu tidak ada, kita kesulitan untuk mendapatkannya sendiri
Catatan kecil :
Diceritakan kembali dalam versi agak berbeda tanpa mengurangi inti cerita. Berdasarkan buku ‘ Fight like a Tiger, Win like a Champion ‘ karangan Bpk. Darmadi Darmawangsa.

Artikel yang berkaitan



Tidak ada komentar:

Posting Komentar